Ratudunianews | SEMARANG – Insiden viral video seekor tikus yang melompat dari boks berisi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 8 Semarang akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari Tim Percepatan MBG Jawa Tengah.
Sekretaris Tim Percepatan MBG Jawa Tengah, Hanung Triyono, menyampaikan bahwa kejadian tersebut telah ditindaklanjuti melalui rapat mediasi dengar pendapat antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mugassari, pihak sekolah, serta pihak terkait lainnya.
Dalam hasil rapat tersebut, disepakati bahwa tikus tidak berasal dari dalam ompreng (wadah makanan), melainkan dari boks pengiriman.
“Pihak SPPG dan sekolah bersepakat bahwa tikus keluar dari boks, bukan dari ompreng. Narasi tikus keluar dari ompreng merupakan persepsi publik di media sosial, tidak pernah keluar dari pihak sekolahan maupun dari murid,” ujar Hanung saat dihubungi, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, asal mula tikus masuk ke dalam boks yang berisi sekitar 35 paket MBG masih dalam penelusuran. Dugaan sementara, tikus masuk saat proses loading atau pemindahan dari kendaraan distribusi menuju ruang kelas.
Sebagai langkah evaluasi, pihak sekolah berkomitmen untuk memperbaiki sistem penerimaan dan distribusi makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Pihak sekolah bersedia untuk memperbaiki sistem loading barang sebelum didistribusikan ke siswa dengan memasukkan ke dalam ruangan tertutup dan di atas meja,” jelas Hanung.
Terkait viralnya video tersebut, pihak murid juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat. Mereka berjanji akan meningkatkan koordinasi dengan petugas penanggung jawab (PIC) apabila ditemukan kendala di kemudian hari.
“Pihak murid mengucapkan permintaan maaf atas kejadian yang mengakibatkan kegaduhan yang cukup masif dan berjanji untuk lebih berkoordinasi lagi dengan PIC apabila ada komplain,” imbuhnya.
Seluruh paket makanan dalam boks yang terdampak dipastikan telah ditarik oleh pihak SPPG dan diganti dengan yang baru. Selain itu, SPPG juga mengimbau agar kritik dan masukan disampaikan melalui jalur resmi yang telah disepakati bersama pihak sekolah.
“Pihak SPPG mengucapkan terima kasih atas kritik masukan dan menghimbau baik pihak sekolah ataupun para murid untuk tetap memberikan kritik dan masukan kepada SPPG tetapi melalui jalur yang sudah disepakati dengan pihak sekolahan,” ungkap Hanung.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan tikus melompat dari tumpukan wadah MBG di SMKN 8 Semarang viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang pada Rabu (1/4/2026).
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi publik, terutama terkait kebersihan dalam distribusi program makanan gratis bagi siswa.
(Vio Sari)
