
Ratudunianews | Polda Jateng-Karanganyar | Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe, Karanganyar resmi dibuka oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Turnamen yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tersebut menjadi puncak dari rangkaian kompetisi yang sebelumnya telah dilaksanakan di tingkat Polres jajaran se-Jawa Tengah.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong di atas panggung yang didampingi para Pejabat Utama Polda Jateng serta sejumlah tamu undangan dari berbagai kementerian, dinas, instansi terkait dan stakeholder yang turut mendukung terselenggaranya ajang tersebut.
Dalam turnamen ini, para juara terbaik dari masing-masing daerah kini berkumpul di De Tjolomadoe untuk memperebutkan gelar juara sekaligus tiket mewakili Jawa Tengah pada ajang Kapolri Cup 2026.
Mengawali sambutannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo selaku penggagas turnamen tersebut mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta dan suporter yang hadir dalam turnamen tersebut. Dirinya menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Jateng Cup merupakan bagian dari transformasi Polri dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan generasi muda.
Menurutnya, perkembangan demografi Indonesia yang didominasi generasi milenial, Gen Z dan Gen Alpha menuntut Polri untuk mampu menyesuaikan pendekatan dan strategi pelayanan yang relevan dengan karakter masyarakat saat ini.
” Ini bukti transformasi Kepolisian, kami menyadari bahwa 70 persen masyarakat Indonesia saat ini didominasi generasi muda (milenial, gen Z dan gen Alfa). Karena itu, setiap strategi kepolisian harus mampu mengakomodasi karakter, potensi, dan kebutuhan mereka melalui ruang-ruang yang positif dan produktif,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung tumbuhnya potensi generasi muda melalui berbagai kegiatan yang sehat dan membangun.
Menurutnya, olahraga elektronik saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang membutuhkan disiplin, kemampuan berpikir cepat, komunikasi, serta kerja sama tim yang kuat. Karena itu, melalui turnamen tersebut, Polda Jateng ingin menghadirkan wadah bagi anak-anak muda untuk berprestasi sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai aktivitas negatif.
” energi besar generasi muda harus diarahkan kepada hal-hal yang positif, dan salah satunya melalui esports. Kita ingin anak-anak muda Jawa Tengah memiliki ruang untuk berkembang, berkompetisi, dan berprestasi,” ungkapnya.
Kapolda juga menyampaikan harapannya agar Kapolda Jateng Cup dan Kapolres Cup dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang bergengsi serta menjadi bagian dari pembinaan ekosistem esports di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa Kapolda Jateng Cup 2026 tidak hanya dikemas sebagai turnamen olahraga elektronik semata, tetapi juga sebagai festival generasi muda yang menghadirkan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif.
“Kapolda Jateng Cup merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan kompetisi, kreativitas, komunitas, hiburan dan edukasi dalam satu ekosistem yang positif. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, sehat, berprestasi dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Kombes Pol Artanto.
Menurutnya, antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa esports telah menjadi bagian dari budaya generasi muda yang perlu didukung dan diarahkan secara positif. Dilengkapi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti meet and greet bersama pro player nasional, kompetisi cosplay, hiburan musik, pojok push rank, hingga festival kuliner menjadikan Kapolda Jateng Cup 2026 sebagai festival komunitas yang inklusif dan meriah.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini akan lahir talenta-talenta esports terbaik dari Jawa Tengah yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Lebih dari itu, kami ingin membangun kedekatan yang lebih hangat antara Polri dan generasi muda melalui ruang interaksi yang sehat, kreatif dan penuh semangat kebersamaan,” pungkas Kombes Pol Artanto.
(Vio Sari)
