Sebuah Sejarah Paguyuban Wartawan Berdiri

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | Semarang, Selasa 12 Mei 2026 – Mula-mula seorang Hadi Purwono Warga Pribumi Kota Semarang Jawa Tengah, yang berprofesi sebagai Wartawan, membuat Paguyuban bernama PWAPI atau Paguyuban Wartawan Aktif dan Purna Indonesia. Pencetusan ide tersebut terjadi pada hari Kamis 30 April 2026, sekira pukul 07.00 Wib pagi. Hadi Terpanggil untuk segera Paguyuban ini agar bisa berjalan. Dorongan serta keantusiasannya memuncak, ketika Hadi mengingat masa silam, menjadi seorang ketua di Salah Satu Wadah Organisasi Kewartawanan, yang telah gagal dalam memimpin, karena tidak adanya kekompakan Pengurus, membuat Seorang Hadi Purwono mundur sebagai Ketua di Organisasi Tersebut.

Hadi Purwono Tidak menyerah begitu saja, karena Mempunyai Sebuah Visi dan Misi Positif, Yang jarang Orang punyai. Bukan Ambisi, Tapi ini juga merupakan sebuah Panggilan dari yang di Atas, Hadi ingin agar Rekan Wartawan Yang ada di Bumi Pertiwi ini, ada Sedikit Kegairahan. Bayangkan, Banyak Rekan Wartawan di masa Tuanya tidak ada yang memperdulikan Nasib serta Kesejahteraannya. Oleh karena itu, Hadi Purwono membentuk sebuah Paguyuban. Di PWAPI ini Rekan-rekan yang sudah bergabung dan Komitmen, akan mendapatkan Apresiasi dan manfaatnya. Rekan-rekan akan mendapatkan Dana Tali asih Sebesar Rp300.000 bilamana Meninggal dunia, Lalu Rekan-rekan akan mendapatkan Dana Tali Asih Sebesar Rp 200.000 Bilamana Mengalami sakit kronis. Lalu Rekan-rekan akan mendapatkan Dana sebesar Rp 100.000 bilamana ada Hajat.

Dana Tersebut di ambilkan dari Uang Kas Paguyuban yang Sudah Terkumpul di Bendahara. Program ini sebetulnya sudah lama di rencanakan jauh-jauh hari sebelum Paguyuban PWAPI ini Berdiri.Hadi menjelaskan bahwa, hal ini tidak sekedar Silaturahim biasa, Akan tetapi ada banyak nilai tambah, Sehingga Bantuan-bantuan tersebut bisa Bermanfaat buat Sesama satu Profesi. “Iya…Saya membangun Paguyuban ini, tanpa adanya Kekompakan para Rekan-rekan, Tidak akan bisa berjalan. Uang kotak muter yang telah kami Rancang bersama Teman-teman Minimal Rp 2000, Maksimal tak terbatas, Alkhamdulillah bisa berjalan dengan baik dan Lancar. Dalam Menyumbangkan Kotak Muter, Teman-teman Ada yang memasukkan Rp 5000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000, bahkan ada yang Rp 70.000,-. Program semacam ini adalah Dari kita, Oleh kita, Untuk kita”, ujar Hadi di hadapan Wartawan.

READ  PW GP Ansor Jateng Audiensi ke Wapres Gibran

Hadi juga menambahkan, bahwa Uang Kas Paguyuban, Untuk Rencana Kedepannya juga Untuk Mendanai Pembuatan Seragam dan Piknik bersama, bilamana Uang Kas betul-betul sudah mumpuni.

“Kita akan membuat Seragam Paguyuban serta Rencana Piknik Bersama, Bila memang Uang Kas telah Mencukupi”, pungkasnya.

Paguyuban Wartawan ini masih terbuka buat Teman-teman Wartawan yang Menginginkan Untuk Bergabung. Untuk Contak Person bisa di Nomor WA : 0895-0980-6913.
Hingga detik ini, Paguyuban PWAPI telah aman dan berjalan Sukses. Para Pengurusnya juga tergolong sudah berpengalaman dalam Berorganisasi.

Berikut ini Adalah Daftar Pengurus PWAPI (Paguyuban Wartawan Aktif Dan Purna Indonesia)

1.Ketua : Hadi Purwono

2.Wakil Ketua : Widi

3.Sekretaris 1 : Sugeng

4.Sekretaris 2 : Rully Handoko

5.Bendahara 1 : Dewi Suharningsih, S.H

6.Seksi Bidang Hukum : Pho Iwan Salomo, S.H

7.Seksi Bidang Pengawas : Trisyono

8.Seksi Bidang Keamanan : Agus KAI

9.Seksi Bidang Penyiaran / Viral : Edi Jepara

10.Seksi Bidang Humas 1 : Yanti

11.Seksi Bidang Humas 2 : Sunarko

Adapun Untuk Jumlah Uang Kas sudah mencapai Rp 180.000. Semoga hal ini bisa menjadikan Manfaat, buat Rekan-rekan Wartawan, khususnya yang Telah Tergabung serta mau mengikuti Aturan yang Ada.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Berbadan Hukum Syarat Utama Media, Bukan Wajib Terdaftar Dewan Pers
Paguyuban Wartawan Adakan Silaturahim di Semarang
Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional
Derap Langkah Mempererat Tali Persaudaraan di Kepulauan Sula
Tuduhkan Hubungan ‘Offside’ Prabowo-Teddy, Farhat Abbas Somasi Amin Rais
PENTINGNYA UKW DEWAN PERS: INI ATURAN DAN PAYUNG HUKUMNYA

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:03

Sebuah Sejarah Paguyuban Wartawan Berdiri

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:24

Paguyuban Wartawan Adakan Silaturahim di Semarang

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:52

Korupsi dan Kerusakan Moral di Direktorat Imigrasi Indonesia: Ketika Patnal Menjadi Pelindung Pelaku Kejahatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:57

Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:48

Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:17

Derap Langkah Mempererat Tali Persaudaraan di Kepulauan Sula

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:46

Tuduhkan Hubungan ‘Offside’ Prabowo-Teddy, Farhat Abbas Somasi Amin Rais

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:38

PENTINGNYA UKW DEWAN PERS: INI ATURAN DAN PAYUNG HUKUMNYA

Berita Terbaru

Nasional

Sebuah Sejarah Paguyuban Wartawan Berdiri

Senin, 11 Mei 2026 - 20:03