KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Cilacap, Temukan Bukti Pengumpulan Jatah THR

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|RDN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman, Senin (16/3/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penggeledahan dilakukan di beberapa titik strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Lokasi tersebut meliputi rumah dinas dan kantor bupati, kantor sekretaris daerah (sekda), serta kantor asisten 1, 2, dan 3 bupati.

“Hari ini penyidik melakukan serangkaian giat penggeledahan, di antaranya di rumah dinas dan kantor bupati, kantor sekda, serta kantor asisten 1, 2, dan 3,” ujar Budi kepada wartawan.

Dari hasil penggeledahan, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dokumen dan barang bukti elektronik. Salah satu temuan penting adalah percakapan dalam telepon genggam yang diduga berkaitan dengan praktik pengumpulan uang dari para kepala organisasi perangkat daerah (SKPD).

“Dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen dan beberapa barang bukti elektronik, di antaranya handphone yang berisi chat-chat terkait pengumpulan uang dari kepala SKPD ke kepala bidang masing-masing,” jelas Budi.

KPK menduga uang tersebut dikumpulkan sebagai jatah tunjangan hari raya (THR) yang diminta oleh Syamsul. Seluruh barang bukti yang telah disita akan dianalisis lebih lanjut untuk mendalami konstruksi perkara.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Syamsul bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan.

Keduanya dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mereka diduga memaksa jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk menyetor sejumlah uang menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) sebelumnya, KPK turut mengamankan uang tunai sebesar Rp 610 juta yang diduga terkait dengan praktik pemerasan tersebut.

READ  Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Saat ini, KPK terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.(Vio Sari)

Berita Terkait

Di Tengah Hiruk pikuk Kota, Suseno Hadirkan Kasih Sayang Bagi Kucing Terlantar di Semarang
Paguyuban Wacana Istiqomah Purwokerto Kabupaten Banyumas,Melaksanakan Hut ke 3
Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Bahas Undangan Acara Adat hingga Rencana Film Budaya Dayak
Menjaga Warisan Leluhur, Pasar Gang Baru Dikembangkan Sebagai Ikon Wisata Budaya
Menjaga Warisan Leluhur, Pasar Gang Baru Dikembangkan Sebagai Ikon Wisata Budaya
Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan
Suka Investasi ? Beli ini aja, Rumah Layak Huni di Jual Murah di Semarang
Halal Bihalal DPD PPKHI Jawa Tengah Berlangsung Hangat, Perkuat Soliditas Antar Advokat

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 03:02

Di Tengah Hiruk pikuk Kota, Suseno Hadirkan Kasih Sayang Bagi Kucing Terlantar di Semarang

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:54

Paguyuban Wacana Istiqomah Purwokerto Kabupaten Banyumas,Melaksanakan Hut ke 3

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:31

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Bahas Undangan Acara Adat hingga Rencana Film Budaya Dayak

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:42

Menjaga Warisan Leluhur, Pasar Gang Baru Dikembangkan Sebagai Ikon Wisata Budaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:27

Menjaga Warisan Leluhur, Pasar Gang Baru Dikembangkan Sebagai Ikon Wisata Budaya

Selasa, 21 April 2026 - 01:24

Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan

Senin, 20 April 2026 - 14:19

Suka Investasi ? Beli ini aja, Rumah Layak Huni di Jual Murah di Semarang

Jumat, 17 April 2026 - 12:55

Halal Bihalal DPD PPKHI Jawa Tengah Berlangsung Hangat, Perkuat Soliditas Antar Advokat

Berita Terbaru