Remaja 19 Tahun di Situbondo Dianiaya Okum TNI Pakai Selang Hanya Dugaan Ganggu Pacar, Vio Sari: Tindak Tegas Pelaku!

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | SITUBONDO (Jatim) – Sebuah video berdurasi 2 menit 30 detik yang memperlihatkan aksi penganiayaan dilakukan anggota TNI Angkatan Laut menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas Prada MR (21) melakukan kekerasan terhadap seorang remaja berinisial DM (19) di salah satu rumah di wilayah Situbondo, Jawa Timur.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula karena pelaku menuduh korban telah mengganggu pacarnya. Tanpa proses hukum dan pembuktian yang benar, oknum prajurit tersebut langsung bertindak sewenang-wenang dan melakukan kekerasan fisik.

Dalam video yang beredar, terlihat korban dipukul menggunakan selang dan ditendang berkali-kali oleh pelaku. Meskipun remaja tersebut sudah berkali-kali meminta ampun, aksi kekerasan tidak berhenti dan justru semakin dilakukan dengan kasar. Peristiwa yang terjadi di dalam rumah itu terekam jelas dan memicu kemarahan masyarakat luas.

Merespon kejadian yang memprihatinkan tersebut, Vio Sari sebagai pengamat sekaligus pemerhati sosial mengecam keras tindakan yang dilakukan oknum aparat. Ia menilai tindakan tersebut sangat melanggar hukum, mencoreng nama baik institusi, serta merendahkan martabat manusia.

“Tindakan yang dilakukan sangat tidak manusiawi dan tidak pantas dilakukan oleh seorang aparat negara. Apapun alasannya tindakan main hakim sendiri tidak bisa dibenarkan. Apalagi korban masih remaja dan sudah meminta maaf tapi tetap dipukuli, ini sangat kejam,” tegas Vio Sari, yang merupakan tokoh pers Jawa Tengah. Selasa (2/6/2026).

Ia pun mendesak pihak pimpinan TNI Angkatan Laut maupun aparat penegak hukum untuk segera menindak tegas pelaku sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini penting dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban serta untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

“Kami minta tindakan tegas tanpa pandang bulu. Jangan sampai kasus ini dibiarkan atau hanya diselesaikan secara internal saja. Pelaku harus bertanggung jawab baik secara militer maupun pidana agar tidak ada lagi oknum yang berani berbuat serupa di kemudian hari,” pungkasnya.

READ  Diduga Konslet, 1 Mobil Terbakar di Wilayah Kecamatan Delanggu

Hingga berita ini diturunkan, kasus yang membuat resah publik tersebut masih dalam proses penanganan dan penyelidikan oleh pihak berwenang.

(Wahyu)

Berita Terkait

Penemuan Mayat di Sawah Rumput Gajah Jepara Terungkap: Ahli Forensik Simpulkan begini
KECERIAAN BERUJUNG TRAGEDI: 3 MENINGGAL, 4 KRITIS SETELAH TERKENA SETRUM LISTRIK SAAT ARAK-ARAKAN DI BEKASI
Pro Kontra Putusan Bebas Terdakwa Narkotika, Publik Soroti Dugaan Mafia Hukum di Pengadilan Negeri Pekalongan
Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan
Polda Jateng Imbau Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak Usai Pelajar Di Kabupaten Semarang Beli Sajam via Medsos
Panitia Qurban Menghembuskan Nafas Terakhir, Saat Cuci Usus Sapi di Sungai Tenggelam
Meluruskan Logika Geopolitik dan Etika Kemanusiaan: Jawaban atas Paradoks Pembelaan Aktivisme Tanpa Prosedur
Resmi Dilaporkan: Oknum Advokat di Semarang Aniaya Anggota Polisi, Cederai Wibawa Hukum

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:20

Penemuan Mayat di Sawah Rumput Gajah Jepara Terungkap: Ahli Forensik Simpulkan begini

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:13

KECERIAAN BERUJUNG TRAGEDI: 3 MENINGGAL, 4 KRITIS SETELAH TERKENA SETRUM LISTRIK SAAT ARAK-ARAKAN DI BEKASI

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:16

Remaja 19 Tahun di Situbondo Dianiaya Okum TNI Pakai Selang Hanya Dugaan Ganggu Pacar, Vio Sari: Tindak Tegas Pelaku!

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:01

Pro Kontra Putusan Bebas Terdakwa Narkotika, Publik Soroti Dugaan Mafia Hukum di Pengadilan Negeri Pekalongan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:51

Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:06

Polda Jateng Imbau Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak Usai Pelajar Di Kabupaten Semarang Beli Sajam via Medsos

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:17

Panitia Qurban Menghembuskan Nafas Terakhir, Saat Cuci Usus Sapi di Sungai Tenggelam

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16

Meluruskan Logika Geopolitik dan Etika Kemanusiaan: Jawaban atas Paradoks Pembelaan Aktivisme Tanpa Prosedur

Berita Terbaru