KECERIAAN BERUJUNG TRAGEDI: 3 MENINGGAL, 4 KRITIS SETELAH TERKENA SETRUM LISTRIK SAAT ARAK-ARAKAN DI BEKASI

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Ratudunianews | BEKASI — Keceriaan arak-arakan odong-odong di Kampung Cibeureum RT 003/003, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah menjadi duka mendalam pada Selasa (2/6/2026). Sebanyak tujuh pekerja seni tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat acara sedang berlangsung. Insiden maut ini diduga kuat terjadi karena perangkat pengeras suara (sound system) yang diangkut di atas kendaraan terlalu tinggi, sehingga tersangkut dan menyentuh kabel listrik yang membentang di jalur tersebut.

​Kronologi Kejadian
​Menurut keterangan saksi mata di lokasi, iring-iringan odong-odong awalnya berjalan meriah dan dipadati warga yang ingin menyaksikan hiburan tersebut. Namun, saat melintasi area Kampung Cibeureum, bagian atas perangkat suara yang menjulang tinggi tanpa diduga menyenggol kabel listrik udara.
​Seketika, aliran listrik menyengat kendaraan beserta para pekerja seni yang berada di atasnya. Suasana yang semula penuh tawa dan musik keras langsung berubah mencekam dan penuh kepanikan luar biasa ketika para korban tiba-tiba roboh bergelimpangan.

​Warga yang berada di lokasi kejadian langsung bergerak cepat melakukan upaya pertolongan darurat dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. Tragis, dampak sengatan listrik tersebut berakibat fatal terdapat 3 korban md dan 4 orang luka serius.

 

Reporter : Hadi Purwono

Editor : Vio Sari

READ  Panitia Qurban Menghembuskan Nafas Terakhir, Saat Cuci Usus Sapi di Sungai Tenggelam

Berita Terkait

Penemuan Mayat di Sawah Rumput Gajah Jepara Terungkap: Ahli Forensik Simpulkan begini
Remaja 19 Tahun di Situbondo Dianiaya Okum TNI Pakai Selang Hanya Dugaan Ganggu Pacar, Vio Sari: Tindak Tegas Pelaku!
Pro Kontra Putusan Bebas Terdakwa Narkotika, Publik Soroti Dugaan Mafia Hukum di Pengadilan Negeri Pekalongan
Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan
Polda Jateng Imbau Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak Usai Pelajar Di Kabupaten Semarang Beli Sajam via Medsos
Panitia Qurban Menghembuskan Nafas Terakhir, Saat Cuci Usus Sapi di Sungai Tenggelam
Meluruskan Logika Geopolitik dan Etika Kemanusiaan: Jawaban atas Paradoks Pembelaan Aktivisme Tanpa Prosedur
Resmi Dilaporkan: Oknum Advokat di Semarang Aniaya Anggota Polisi, Cederai Wibawa Hukum

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:20

Penemuan Mayat di Sawah Rumput Gajah Jepara Terungkap: Ahli Forensik Simpulkan begini

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:13

KECERIAAN BERUJUNG TRAGEDI: 3 MENINGGAL, 4 KRITIS SETELAH TERKENA SETRUM LISTRIK SAAT ARAK-ARAKAN DI BEKASI

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:16

Remaja 19 Tahun di Situbondo Dianiaya Okum TNI Pakai Selang Hanya Dugaan Ganggu Pacar, Vio Sari: Tindak Tegas Pelaku!

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:01

Pro Kontra Putusan Bebas Terdakwa Narkotika, Publik Soroti Dugaan Mafia Hukum di Pengadilan Negeri Pekalongan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:51

Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:06

Polda Jateng Imbau Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak Usai Pelajar Di Kabupaten Semarang Beli Sajam via Medsos

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:17

Panitia Qurban Menghembuskan Nafas Terakhir, Saat Cuci Usus Sapi di Sungai Tenggelam

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16

Meluruskan Logika Geopolitik dan Etika Kemanusiaan: Jawaban atas Paradoks Pembelaan Aktivisme Tanpa Prosedur

Berita Terbaru