Terjawab, Tas Yang Tertinggal Dan Diamankan Polisi Di Rest Area Pemalang, Milik Pemudik Asal Balikpapan

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | Polda Jateng – Pemalang| Di tengah padatnya arus mudik, Rest Area 319B Pemalang menjadi tempat singgah ribuan pemudik. Mereka datang dengan lelah, beristirahat sejenak, lalu kembali melanjutkan perjalanan.

Namun di antara ramainya langkah yang datang dan pergi, ada satu yang tertinggal sebuah tas punggung hitam, diam tanpa pemilik.

Saat patroli rutin dilakukan pada Senin (16/3), personel Pos Pelayanan menemukannya. Bagi petugas, itu bukan sekadar barang yang terlupa, melainkan amanah yang harus dijaga. Tanpa menunda, tas tersebut diamankan dengan penuh kehati-hatian.

Upaya pencarian pemilik pun langsung dilakukan. Pengumuman disampaikan melalui pengeras suara, berulang kali, menyapa setiap sudut rest area. Petugas juga menyisir area sekitar, berharap pemiliknya masih berada di lokasi.

Namun waktu terus berjalan, dan tak ada yang datang.
Kepedulian itu tidak berhenti.
Petugas kemudian memanfaatkan media sosial, menyebarkan informasi tentang tas yang ditemukan.

Sebuah langkah sederhana, namun menghubungkan harapan di satu tempat dengan seseorang yang mungkin sedang cemas di perjalanan, dan benar, harapan itu sampai.

Di tempat yang jauh, Ridha (38), seorang pemudik asal Balikpapan, akhirnya mengetahui bahwa tasnya telah ditemukan dan diamankan oleh Polisi. Ia teringat momen saat beristirahat di Rest Area Pemalang, ketika ia membuka tas untuk mengambil laptop, lalu meletakkannya di bawah meja kios dekat masjid.
Tanpa disadari, tas itu tertinggal.

Kesadaran baru datang saat ia sudah berada di atas kapal menuju Lampung. Rasa panik sempat muncul. Ia bahkan berpikir untuk kembali.

Namun semuanya berubah ketika ia melihat informasi di media sosial.

Tasnya aman….. Karena telah di amankan oleh Polisi.. Alhamdulillah……

“Alhamdulillah, saya langsung merasa tenang,” ungkapnya.

READ  Resmikan 218 Jembatan, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Perkuat Kemandirian Pangan

Ia pun melanjutkan perjalanan tanpa harus kembali, karena tahu ada yang menjaga barangnya dengan penuh tanggung jawab.

Tas tersebut kemudian direncanakan akan diambil oleh keluarganya di Pos Terpadu Gandulan.

Apa yang dilakukan petugas mungkin terlihat sederhana, namun bagi pemudik, itu adalah rasa aman yang nyata bahwa dalam perjalanan panjang, selalu ada yang peduli.

Dalam keterangannya Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menyampaikan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berupaya memastikan setiap hal yang menjadi kebutuhan dan kepentingan masyarakat, termasuk barang yang tertinggal, dapat diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami dalam melayani masyarakat,” ungkapnya. Selasa (24/3)

Sementara itu, Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menegaskan bahwa kepedulian merupakan bagian penting dari pelayanan Polri.

“Apa yang dilakukan anggota di lapangan adalah wujud kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Hal-hal sederhana seperti ini memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan mudik.

“Kami mengingatkan kepada para pemudik agar selalu menjaga barang bawaannya dan tidak ragu untuk meminta bantuan kepada petugas. Polri siap hadir dan membantu kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Di tengah perjalanan panjang, mungkin ada yang terlewat. Namun ketika kepedulian hadir, yang tertinggal tetap terjaga dan rasa aman pun kembali menyertai perjalanan.

(Vio Sari)

Berita Terkait

Dalam Rangka Membangun Kebersamaan dan Persaudaraan, Pensiunan Eselon 2 Banyumas Adakan Halal Bihalal
Halal Bihalal dan HUT ke 2 KJNI Banyumas Tahun 2026
Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya: Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus
Hukum Rimba di Kantor Polisi, Ditonton Polisi; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istrinya
Dugaan Jebakan di Balik OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari: Tangkap Juga Pelaku Penyuap!
Terindikasi sebagai Alat Represi, PPWI Laporkan Majelis Hakim PN Pekanbaru Jonson Parancis Cs ke Komisi Yudisial
Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik
Direktur Utama PT Bintang Vio Sari Dan Ratu Dunia News Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:46

Dalam Rangka Membangun Kebersamaan dan Persaudaraan, Pensiunan Eselon 2 Banyumas Adakan Halal Bihalal

Selasa, 7 April 2026 - 01:31

Halal Bihalal dan HUT ke 2 KJNI Banyumas Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:13

Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya: Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:34

Hukum Rimba di Kantor Polisi, Ditonton Polisi; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istrinya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:26

Dugaan Jebakan di Balik OTT Wartawan Mojokerto, Vio Sari: Tangkap Juga Pelaku Penyuap!

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:03

Terindikasi sebagai Alat Represi, PPWI Laporkan Majelis Hakim PN Pekanbaru Jonson Parancis Cs ke Komisi Yudisial

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:03

Terjawab, Tas Yang Tertinggal Dan Diamankan Polisi Di Rest Area Pemalang, Milik Pemudik Asal Balikpapan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:26

Wilson Lalengke: Take Down Berita adalah Kejahatan Jurnalistik

Berita Terbaru