Diduga Ada Penyelewengan Solar Subsidi di Ungaran, Warga Sebut Armada Ritel Isi BBM dalam Jumlah

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN|RDN – Dugaan praktik penyelewengan distribusi solar subsidi kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang. Bahan bakar yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor transportasi, petani, dan nelayan itu diduga dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk kepentingan bisnis ilegal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, praktik tersebut diduga melibatkan armada tertentu yang secara rutin mengisi solar subsidi dalam jumlah besar secara ritel di sejumlah SPBU di wilayah Ungaran. Solar yang diperoleh kemudian diduga ditimbun atau diperjualbelikan kembali untuk meraih keuntungan.

Sejumlah pihak di lapangan bahkan menyebut praktik tersebut diduga dibekingi oleh oknum tertentu yang memanfaatkan jabatan atau pengaruhnya untuk melindungi para pelaku. Kondisi ini membuat aktivitas pengambilan solar subsidi dalam jumlah besar tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Akibatnya, distribusi solar subsidi dinilai tidak tepat sasaran. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru kerap mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.

Tak sedikit sopir angkutan umum, petani, maupun nelayan mengeluhkan solar subsidi yang sering habis di SPBU wilayah Ungaran, terutama pada jam-jam sibuk atau akhir pekan. Mereka harus mengantre lama, bahkan terkadang pulang tanpa mendapatkan bahan bakar.

“Kami yang benar-benar membutuhkan justru sering kehabisan. Padahal solar ini untuk kerja kami sehari-hari,” ujar salah satu sopir angkutan yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan keterangan di lapangan, saat sopir yang membawa armada tersebut dikonfirmasi, ia menyebut bahwa kendaraan dan usaha itu disebut-sebut milik seorang oknum yang disebut sebagai anggota intel di Kodam IV/Diponegoro bernama Imam.

Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap distribusi solar subsidi masih lemah, baik dari pihak pengelola SPBU maupun penyedia bahan bakar. Padahal pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah menegaskan pentingnya pengawasan digital untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

READ  Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat bertindak tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan solar subsidi. Penindakan dinilai penting agar program subsidi energi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) bersama pengelola SPBU juga diharapkan memperketat pengawasan, meningkatkan sistem digitalisasi distribusi, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan sosial.

Dengan demikian, penyaluran solar subsidi diharapkan dapat berlangsung lebih transparan dan adil.

Bagi masyarakat kecil, solar subsidi bukan sekadar bahan bakar, melainkan penopang kehidupan sehari-hari. Setiap liter yang disalahgunakan berarti mengurangi hak rakyat kecil yang paling membutuhkan.

Berita Terkait

Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Jaringan Pita Cukai Ilegal di Jateng, Potensi Kerugian Negara Rp570 Miliar
Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta
Polres Boyolali Bongkar Jaringan Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap Gunakan Google Maps Cari Sasaran Kos Sepi, Uang Hasil Curian Dipakai Judi Online
Sat Reskrim Polres Banjarnegara Tangkap Pelaku Pembakar Mobil Milik Istri Kades Hoho Alkaf Pelaku Nekat Bakar Mobil Karena Dendam Pribadi dan Kesal dengan Gaya Hidup Korban di Media Sosial
Waduh,Kasus Penimbunan Solar Subsidi di JLS Salatiga Berkembang, Polisi Tetapkan Pensiunan Jadi Tersangka
Warga Murka !! Oknum Ustadz Yang Lecehkan Anak Digiring ke Polisi, Diberi Salam Olahraga
Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Demak, Kurir Diamankan dengan Empat Paket Narkotika
Tragis! Penjual Es Degan Jadi Korban Penusukan OTK di Depan Pabrik PWJ Mayong

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:18

Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Jaringan Pita Cukai Ilegal di Jateng, Potensi Kerugian Negara Rp570 Miliar

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:56

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:48

Polres Boyolali Bongkar Jaringan Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap Gunakan Google Maps Cari Sasaran Kos Sepi, Uang Hasil Curian Dipakai Judi Online

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:40

Sat Reskrim Polres Banjarnegara Tangkap Pelaku Pembakar Mobil Milik Istri Kades Hoho Alkaf Pelaku Nekat Bakar Mobil Karena Dendam Pribadi dan Kesal dengan Gaya Hidup Korban di Media Sosial

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:26

Waduh,Kasus Penimbunan Solar Subsidi di JLS Salatiga Berkembang, Polisi Tetapkan Pensiunan Jadi Tersangka

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Warga Murka !! Oknum Ustadz Yang Lecehkan Anak Digiring ke Polisi, Diberi Salam Olahraga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:49

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Demak, Kurir Diamankan dengan Empat Paket Narkotika

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:06

Tragis! Penjual Es Degan Jadi Korban Penusukan OTK di Depan Pabrik PWJ Mayong

Berita Terbaru