Ketum Petir Alex Emanuel Kadju SH Sampaikan Duka Mendalam,Jenazah Yanto Nabuasa Diterbangkan Ke kupang

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Alex Emanuel Kadju, S.H., menyatakan belasungkawa mendalam atas wafatnya Yanto Nabuasa. Selain menyampaikan duka cita, organisasi PETIR juga turut mengawal proses pemulangan jenazah almarhum ke kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan laporan yang dihimpun, jenazah almarhum telah berada di area kargo bandara dan dijadwalkan bertolak menuju Kupang pada pukul 02.15 WIB. Proses pemulangan ini mendapat perhatian khusus dari keluarga besar PETIR serta komunitas masyarakat NTT yang berdomisili di Jakarta.

Alex Emanuel Kadju menegaskan bahwa wafatnya almarhum merupakan duka bagi seluruh masyarakat NTT di perantauan. Ia berharap pihak keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

“Almarhum adalah saudara kita. Kami dari keluarga besar PETIR menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik bagi almarhum dan keluarga diberikan ketabahan,” ujar Alex Emanuel Kadju dalam keterangannya di Jakarta.

Lebih lanjut, Alex menekankan pentingnya menjaga solidaritas antar-sesama anak bangsa, terutama bagi warga NTT di perantauan. Menurutnya, nilai persaudaraan harus diwujudkan secara nyata melalui aksi saling membantu saat ada anggota masyarakat yang mengalami kemalangan.

Senada dengan hal tersebut, praktisi hukum Taufik, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi Alex Emanuel Kadju dalam menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan. Ia menilai langkah konkret yang dilakukan PETIR merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Tetap semangat untuk Bang Alex Emanuel Kadju dalam memimpin dan membantu masyarakat. Kepedulian seperti ini adalah bentuk nyata pengabdian kepada sesama. Semoga kebaikan ini menjadi berkat bagi banyak orang,” tutur Taufik.

Kepergian almarhum Yanto Nabuasa menyisakan duka bagi keluarga dan kerabat. Meski demikian, kuatnya semangat kebersamaan dan solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak diharapkan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

READ  Nelayan Temukan Jenazah di Perairan Laut Cilacap, Tim SAR Evakuasi Korban Kurang dari Dua Jam

(Vio Sari)

Berita Terkait

Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jerigen Disita
GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia, Izin tak Lengkap
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka
Nasabah BPR Gunungkinibalu Ungkap Kisah Pinjaman dan Sengketa Rumah di Pengadilan
Viral Tikus di Boks MBG SMKN 8 Semarang, Tim MBG Jateng Pastikan Bukan dari Ompreng
Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda
Pembunuhan Berencana WN Singapura di Cilacap, Pelaku Diduga Terpicu Cemburu
Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:56

Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jerigen Disita

Senin, 13 April 2026 - 09:47

GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia, Izin tak Lengkap

Minggu, 12 April 2026 - 04:05

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Kamis, 9 April 2026 - 04:32

Nasabah BPR Gunungkinibalu Ungkap Kisah Pinjaman dan Sengketa Rumah di Pengadilan

Jumat, 3 April 2026 - 04:16

Viral Tikus di Boks MBG SMKN 8 Semarang, Tim MBG Jateng Pastikan Bukan dari Ompreng

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:42

Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:14

Pembunuhan Berencana WN Singapura di Cilacap, Pelaku Diduga Terpicu Cemburu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:25

Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

Berita Terbaru