KPK Tangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | CILACAP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. Informasi penangkapan ini dikonfirmasi secara resmi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

“Benar (ditangkap),” ujar Fitroh dalam pesan tertulis yang diterima pada Jumat (13/3/2026). Hingga saat ini, Fitroh belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait detail operasi tersebut, termasuk jumlah orang yang terjaring maupun barang bukti yang berhasil disita.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam OTT ini.

Syamsul Auliya Rachman, yang lahir pada 30 November 1985, baru saja dilantik menjadi Bupati Cilacap periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025. Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri angkatan 2004-2008 ini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.

Karier Syamsul dimulai sebagai ajudan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, pada periode 2009-2012. Setelah itu, ia menempati berbagai jabatan, mulai dari Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja hingga Kasubag Otonomi Daerah. Karier politiknya mulai menanjak ketika ia didapuk sebagai Calon Wakil Bupati mendampingi Tatto Suwarto Pamuji pada Pilkada 2017.

Pada Pilkada 2024, Syamsul maju sebagai Calon Bupati Cilacap dengan berpasangan dengan kader Golkar, Ammy Amalia Fatma Surya, sebagai Calon Wakil Bupati. Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan dengan meraih 414.533 suara atau 43,81% dari total suara, dan memimpin Cilacap untuk masa jabatan 2025–2030. Namun, baru setahun menjabat, Syamsul Auliya Rachman kini terjaring dalam operasi KPK.

(Vio Sari)

READ  Viral Temuan Makanan Busuk, SPPG Lempongsari Diberhentikan Operasionalnya

Berita Terkait

OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal
Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli
Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia
Menyingkap Tabir Lapas Nusakambangan: Kunjungan PPWI dan Titik Terang bagi Korban Kriminalisasi Jekson Sihombing
Dr. Jhonyanto Silalahi, S.H., M.H.: “Dedikasi dan Ketajaman Hukum dari Jalan Jenderal Sudirman Duri, Bengkalis”
Pasca Viral Ancam Awak Media, Preman Berinisial KK Minta Maaf dan Diperiksa Polisi, Proses Hukum Berjalan!!
Tragedi Inovator di Pusaran Kekuasaan: Menggugat State-Crime terhadap Nadiem Makarim
Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:42

OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:22

Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:08

Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:41

Menyingkap Tabir Lapas Nusakambangan: Kunjungan PPWI dan Titik Terang bagi Korban Kriminalisasi Jekson Sihombing

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:52

Dr. Jhonyanto Silalahi, S.H., M.H.: “Dedikasi dan Ketajaman Hukum dari Jalan Jenderal Sudirman Duri, Bengkalis”

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:23

Pasca Viral Ancam Awak Media, Preman Berinisial KK Minta Maaf dan Diperiksa Polisi, Proses Hukum Berjalan!!

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:58

Tragedi Inovator di Pusaran Kekuasaan: Menggugat State-Crime terhadap Nadiem Makarim

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:45

Sinergi Pejuang Kedaulatan: Membedah Pertemuan Wilson Lalengke dengan Forum Kader Bela Negara

Berita Terbaru