KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


CILACAP – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Cilacap. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Jumat (13/3/2026) sore. Dalam operasi senyap tersebut, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dilaporkan turut diamankan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi kebenaran operasi tersebut. “Benar, ada kegiatan di wilayah Cilacap hari ini. Saat ini tim masih bekerja di lapangan,” ujarnya singkat saat dihubungi awak media.

Kronologi Pengamanan
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Bupati Syamsul terlihat dibawa menggunakan bus menuju Mapolresta Banyumas sekitar pukul 16.15 WIB untuk menjalani pemeriksaan awal secara tertutup di gedung Satreskrim.

Setelah pemeriksaan awal selesai, para pihak yang diamankan dijadwalkan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.
Selain sang Bupati, tim penyidik juga dikabarkan mengamankan beberapa pejabat teras lainnya. Hingga berita ini diturunkan, suasana di Kompleks Perkantoran Pemkab Cilacap terpantau tegang dengan adanya penyegelan di sejumlah titik strategis, termasuk ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono.

Penangkapan ini menjadi sorotan tajam mengingat Syamsul Auliya Rachman adalah pemimpin muda yang baru menjabat selama satu tahun. Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kelahiran 30 November 1985 ini sebelumnya merupakan Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022.
Ia resmi dilantik sebagai Bupati Cilacap periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025 lalu.

Syamsul yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap (2021-2026), memenangkan pilkada dengan janji membangun Cilacap yang lebih maju dan bersih.
Menanti Status Hukum
Sesuai prosedur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau saksi.

READ  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK

Detail mengenai dugaan kasus korupsi, besaran uang yang disita, maupun modus operandi dalam OTT ini masih menunggu rilis resmi dari juru bicara KPK dalam waktu dekat. Kasus ini menjadi catatan kelam bagi jalannya pemerintahan baru di Kabupaten Cilacap yang baru seumur jagung.

Berita Terkait

PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK
Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan
Dinilai Ijazah Asli, Rismon Sianipar Datangi Rumah Jokowi, Minta Maaf dan Minta Damai
Polres Jepara Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Siap Amankan Lebaran Idulfitri
Protes Menu MBG Pebayuran: Gizi Nasional Atau Sekedar Kenyang?
Kawal Hak Wong Cilik, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang Desak Perusahaan Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:10

PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:51

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05

KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30

Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:47

Dinilai Ijazah Asli, Rismon Sianipar Datangi Rumah Jokowi, Minta Maaf dan Minta Damai

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:30

Polres Jepara Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Siap Amankan Lebaran Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:40

Protes Menu MBG Pebayuran: Gizi Nasional Atau Sekedar Kenyang?

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:38

Kawal Hak Wong Cilik, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang Desak Perusahaan Bayar THR Penuh dan Tepat Waktu

Berita Terbaru