Polres Batang Selidiki Penyebaran Video Asusila Viral “Bandar Membara”, Sejumlah Pihak Dipanggil

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG|RDN – Polres Batang tengah menyelidiki kasus penyebaran video bermuatan asusila yang viral dengan sebutan “Bandar Membara” dan memicu keresahan masyarakat Kabupaten Batang.

Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap asal-usul serta alur penyebaran video tersebut yang diketahui telah beredar luas di berbagai platform media sosial.

Melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), polisi bergerak cepat dengan memanggil pasangan yang diduga terlibat dalam rekaman tersebut guna dimintai klarifikasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus mendalami potensi pelanggaran hukum.

Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Batang menyampaikan bahwa pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait merupakan bagian dari proses penyelidikan awal.

“Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi keterkaitan mereka dalam video yang beredar,” ujarnya, Jumat (24/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut awalnya diduga bersifat pribadi dan menyebar melalui aplikasi pesan instan sebelum akhirnya viral di media sosial. Penyebaran tanpa izin ini menimbulkan dampak sosial di tengah masyarakat.

Penyidik juga mendalami kemungkinan pelanggaran hukum, khususnya terkait distribusi konten asusila di ruang digital, termasuk pihak yang pertama kali menyebarkan video tersebut ke publik.

Kasus ini menjadi perhatian aparat penegak hukum seiring meningkatnya fenomena kebocoran konten pribadi ke ruang digital tanpa persetujuan pihak terkait.

Polres Batang mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarluaskan konten serupa karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum serta merugikan pihak-pihak yang terlibat.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara menyeluruh alur penyebaran video tersebut.

Vio Sari

READ  Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terkait

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta
Paguyuban Wartawan Adakan Pertemuan di Bulan Mei 2026
Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan
PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK
KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik
Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan
Dinilai Ijazah Asli, Rismon Sianipar Datangi Rumah Jokowi, Minta Maaf dan Minta Damai

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:56

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:34

Paguyuban Wartawan Adakan Pertemuan di Bulan Mei 2026

Minggu, 26 April 2026 - 15:45

Polres Batang Selidiki Penyebaran Video Asusila Viral “Bandar Membara”, Sejumlah Pihak Dipanggil

Selasa, 21 April 2026 - 01:24

Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:10

PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:51

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05

KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30

Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan

Berita Terbaru