Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jerigen Disita

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | SALATIGA – Praktik penimbunan dan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Salatiga berhasil diungkap aparat kepolisian melalui operasi senyap.
Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Salatiga menggerebek sebuah warung non permanen di kawasan Winong, RT 03 RW I, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan puluhan jerigen berisi solar bersubsidi yang diduga akan diedarkan secara ilegal. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor dan mobil pikap yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas distribusi BBM tersebut.
Operasi berlangsung cepat dan tertutup tanpa menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah pemilik warung di sekitar lokasi bahkan mengaku tidak mengetahui adanya penindakan tersebut.
“Justru saya baru tahu dari wartawan kalau ada penggerebekan tadi malam, padahal saya buka 24 jam, sampai pagi ini belum tutup,” ujar pemilik Warung Bu Mar.
Ketua RT setempat, Gugus Dewa Kabe, mengungkapkan bahwa dirinya diminta aparat kepolisian untuk menjadi saksi saat penggerebekan berlangsung.
“Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, tim Resmob menemui saya dan meminta menjadi saksi karena ada dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di wilayah ini,” katanya saat ditemui wartawan.
Ia menambahkan, pemilik warung yang dijadikan lokasi penggerebekan bukan merupakan warga setempat. Di wilayah tersebut, kata dia, terdapat sejumlah bangunan warung non permanen yang berdiri tanpa izin dan tidak melapor kepada pengurus lingkungan.
Gugus juga menyebutkan bahwa pelaku diduga merupakan pendatang.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi membenarkan adanya penggerebekan tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (14/4/2026).
Terpisah, Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Salatiga IPTU Sutopo juga mengonfirmasi penindakan itu. Meski demikian, ia menyebut kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan.
“Siap, benar. Namun masih dalam pengembangan,” ujar Sutopo singkat.
Hingga kini, polisi masih mendalami jaringan distribusi serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

READ  Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Tegur Keras dan Hentikan Operasional SPPG

 

(Vio Sari)

Berita Terkait

GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia, Izin tak Lengkap
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka
Nasabah BPR Gunungkinibalu Ungkap Kisah Pinjaman dan Sengketa Rumah di Pengadilan
Viral Tikus di Boks MBG SMKN 8 Semarang, Tim MBG Jateng Pastikan Bukan dari Ompreng
Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda
Pembunuhan Berencana WN Singapura di Cilacap, Pelaku Diduga Terpicu Cemburu
Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya
Sempat Panik Kehilangan HP Usai Istirahat di Rest Area, Pemudik Ini Dibantu Polisi hingga Kembali ke Mobil dengan Selamat

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:56

Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jerigen Disita

Senin, 13 April 2026 - 09:47

GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia, Izin tak Lengkap

Minggu, 12 April 2026 - 04:05

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Kamis, 9 April 2026 - 04:32

Nasabah BPR Gunungkinibalu Ungkap Kisah Pinjaman dan Sengketa Rumah di Pengadilan

Jumat, 3 April 2026 - 04:16

Viral Tikus di Boks MBG SMKN 8 Semarang, Tim MBG Jateng Pastikan Bukan dari Ompreng

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:42

Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:14

Pembunuhan Berencana WN Singapura di Cilacap, Pelaku Diduga Terpicu Cemburu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:25

Ironis! Faisal Dikeroyok di Depan Penyidik Polda Metro Jaya, Negara Dinilai Tak Berdaya Lindungi Rakyatnya

Berita Terbaru