Ribuan Relawan Siap Bergerak ke Semarang, Kawal Sidang Sudewo Hingga Putusan Akhir

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratudunianews | PATI – Dukungan terhadap Bupati Pati, Sudewo, terus mengalir menjelang agenda persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Ribuan relawan yang berasal dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati menyatakan kesiapan mereka untuk mengawal jalannya proses hukum hingga tuntas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan konsolidasi relawan yang dipimpin oleh H. Mudasyir dan Fathurrahman. Pertemuan itu menjadi momentum penyatuan langkah sekaligus penegasan bahwa barisan pendukung Sudewo tetap solid di tengah situasi yang sedang dihadapi pemimpin pilihan rakyat tersebut.

Perwakilan relawan dari seluruh kecamatan hadir dalam konsolidasi tersebut. Mereka menyatakan siap bergerak menuju Semarang untuk memberikan dukungan moral saat persidangan berlangsung.

“Kami siap mengawal persidangan Pak Sudewo. Relawan dari seluruh kecamatan sudah menyatakan kesiapan untuk hadir memberikan dukungan penuh,” tegas Fathurrahman di hadapan peserta konsolidasi.

Tidak hanya sekadar simbol dukungan, relawan bahkan menargetkan sedikitnya 1.000 orang akan hadir langsung di Semarang.

Mereka menilai kehadiran tersebut penting sebagai bentuk solidaritas kepada Sudewo sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat yang selama ini mendukung kepemimpinannya masih berdiri teguh di belakangnya.

“Minimal seribu orang akan kami hadirkan. Ini bukti bahwa pendukung Sudewo tetap solid, tetap kompak, dan tidak bisa dipatahkan oleh situasi apa pun,” lanjutnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah relawan juga menyampaikan pandangan bahwa kasus yang tengah dihadapi Sudewo tidak lepas dari berbagai dinamika politik yang berkembang.

Mereka menilai keberanian Sudewo dalam mengambil kebijakan dan mendorong pembangunan daerah telah menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat, sehingga memunculkan beragam respons dari berbagai pihak.

Menurut para pendukungnya, Sudewo dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani mengambil keputusan, dan fokus pada pembangunan Kabupaten Pati. Karena itu, sebagian relawan meyakini proses yang sedang berlangsung tidak dapat dilepaskan dari kepentingan-kepentingan tertentu yang berkembang di ruang publik.

READ  Pengadaan Mobil Dinas Land Cruiser Pimpinan DPRD Jateng Jadi Sorotan

“Kami meyakini ada banyak dinamika dan kepentingan yang menyertai kasus ini. Namun kami tetap berharap proses hukum berjalan secara objektif, independen, dan menghasilkan keadilan yang sebenar-benarnya,” ujar salah satu perwakilan relawan.

Meski menunjukkan dukungan yang kuat, para relawan menegaskan akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan. Mereka berkomitmen menjaga ketertiban, mematuhi aturan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya persidangan.

Bagi mereka, pengawalan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar majelis hakim dapat memutus perkara secara adil, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

“Kami akan terus mengawal persidangan sampai tuntas. Kami ingin proses hukum berjalan jujur, transparan, dan menghasilkan keadilan yang sebenar-benarnya,” pungkas Fathurrahman.

Dengan semakin solidnya barisan relawan dari 21 kecamatan, dukungan terhadap Sudewo dipastikan belum surut. Menjelang persidangan di Semarang, ribuan pendukung bersiap menunjukkan solidaritas dan kekuatan moral mereka dalam mengawal proses hukum hingga mencapai putusan akhir.

Sumber: Infojateng.id

(Vio Sari)

Berita Terkait

Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi
Potret Penyimpangan Tambang Jateng: Izin Tak Sesuai Lokasi Hingga Rusak Lingkungan, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Meluruskan Benang Kusut Peristiwa Sragen: Hak Jawab TNI dan Esensi Komunikasi Konstruktif dalam Hukum Negara
Geger dan Heboh!!,Hadirkan Kolaborasi Megah Ajeng Febria dan Brodin Lewat Single “Harusnya Kau Kembali
Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto
RPK-RI Soroti Penyimpangan Izin Tambang Delik: Data Teknis Tak Sesuai Lokasi dan Keterlibatan Pihak Berwenang
Tambang Berkedok Agrowisata Marak di Jateng, RPK-RI Ungkap Keterlibatan Oknum Pejabat
Proyek Wisata Nandanavana: Diduga Izin Tak Lengkap, Suara Pers Justru Ingin Dibungkam

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:04

Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:53

Ribuan Relawan Siap Bergerak ke Semarang, Kawal Sidang Sudewo Hingga Putusan Akhir

Senin, 1 Juni 2026 - 03:31

Potret Penyimpangan Tambang Jateng: Izin Tak Sesuai Lokasi Hingga Rusak Lingkungan, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Senin, 1 Juni 2026 - 02:02

Meluruskan Benang Kusut Peristiwa Sragen: Hak Jawab TNI dan Esensi Komunikasi Konstruktif dalam Hukum Negara

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:49

Geger dan Heboh!!,Hadirkan Kolaborasi Megah Ajeng Febria dan Brodin Lewat Single “Harusnya Kau Kembali

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:29

Menggugat Hukum Rimba Oknum Yonif 408/Suhbrastha: Kriminalisasi, Pungli, dan Tragedi Kemanusiaan terhadap Teguh Riyanto

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:03

RPK-RI Soroti Penyimpangan Izin Tambang Delik: Data Teknis Tak Sesuai Lokasi dan Keterlibatan Pihak Berwenang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:08

Tambang Berkedok Agrowisata Marak di Jateng, RPK-RI Ungkap Keterlibatan Oknum Pejabat

Berita Terbaru