Protes Menu MBG Pebayuran: Gizi Nasional Atau Sekedar Kenyang?

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, tengah diguncang aksi protes puluhan ibu rumah tangga. Bertempat di Taman Pelangi, Selasa (10/3/2026), para ibu meluapkan kekecewaan terhadap kualitas makanan yang dinilai tidak higienis dan jauh dari Standar Gizi Nasional. Isu ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat bahwa implementasi program vital di tingkat bawah mulai “masuk angin”.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Seorang ibu yang enggan disebut identitasnya mengungkapkan bahwa kualitas menu terus merosot dari hari ke hari, meskipun keluhan telah berulang kali disampaikan. Selama Ramadan, perubahan menu menjadi model “kering” semakin memicu keraguan orang tua siswa mengenai kecukupan nutrisi anak-anak mereka.

Klaim Ahli Gizi vs Realita Lapangan
Menanggapi tekanan publik, Kepala SPPG Pebayuran, Miko, didampingi ahli gizi, Ica, memberikan klarifikasi. Pihaknya bersikeras bahwa setiap menu kering yang disajikan selama bulan suci telah melalui perhitungan kalori dan gizi yang ketat.

“Kami memastikan kandungan gizi MBG tetap sesuai standar. Namun, kami terbuka dan akan terus melakukan evaluasi serta menindaklanjuti masukan masyarakat untuk perbaikan layanan,” ujar Miko dalam forum dialog terbuka bersama warga.

Sentilan Pedas: Satgas MBG Jangan Cuma “Nunggu Laporan”

Kritik tajam juga datang dari Ketua Akpersi Jawa Barat, Ahmad Syarifudin. Menurutnya, kegaduhan di Pebayuran adalah bukti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia mendesak Satgas MBG tidak bersikap pasif dan hanya bergerak ketika masalah sudah viral atau dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

Ahmad menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap investor atau pemasok komponen menu yang bermain curang. “Banyak oknum nakal di berbagai wilayah. Jika terbukti menyajikan menu yang tidak layak, pihak SPPG harus berani memutus kontrak kerjasama. Ulah oknum ini merusak citra program prioritas pemerintah pusat,” tegasnya.

READ  Polres Jepara Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Siap Amankan Lebaran Idulfitri

Poin Utama Detail Masalah/Tanggapan
Keluhan Warga Menu tidak higienis, standar gizi diragukan, porsi merosot.
Pembelaan SPPG Menu sudah dihitung ahli gizi, skema menu kering khusus Ramadan.
Rekomendasi Akpersi Satgas harus jemput bola, putus kontrak suplai jika ada kecurangan.

Ketegangan di Pebayuran menjadi pelajaran penting bahwa transparansi pengelolaan dapur MBG dan ketegasan pengawasan adalah harga mati untuk menyukseskan visi Gizi Nasional 2045.

(Korwil Jabar misru)

Berita Terkait

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta
Paguyuban Wartawan Adakan Pertemuan di Bulan Mei 2026
Polres Batang Selidiki Penyebaran Video Asusila Viral “Bandar Membara”, Sejumlah Pihak Dipanggil
Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan
PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK
KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik
Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:56

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Rp1,2 Miliar, Lima Tersangka Diamankan di Jakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:34

Paguyuban Wartawan Adakan Pertemuan di Bulan Mei 2026

Minggu, 26 April 2026 - 15:45

Polres Batang Selidiki Penyebaran Video Asusila Viral “Bandar Membara”, Sejumlah Pihak Dipanggil

Selasa, 21 April 2026 - 01:24

Sinergi Disbudpar dan Serikat Pekerja, Wujudkan Pariwisata yang Berkeadilan

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:10

PSIS Semarang Liburkan Tim Selama Idul Fitri 1447 H, Pemain Tetap Diberi Program Latihan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:51

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Diperiksa di Polresta Banyumas Usai Terjaring OTT KPK

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05

KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan Tim Penyidik

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30

Gibran Respons Permintaan Maaf Rismon soal Tudingan Ijazah Jokowi: Ramadan Momentum Saling Memaafkan

Berita Terbaru